Minggu, 01 Januari 2017

Diskon Superindo Bagi PeBelanja Tak Pakai Kantong Plastik

 Untuk kurangi pemakaian kantong plastik, Superindo memberlakukan potongan harga atau potongan.

Potongan harga diberikan untuk beberapa customer yg tidak memakai kantong plastik untuk membawa belanjaan mereka.

Asisten Manajer Superindo Jalan Antapani Bandung, Rachmat Saputro menyampaikan, kasir di pusat berbelanja itu tawarkan kardus untuk membungkus makanan atau beli green bag seharga Rp 9. 000.

“Kalau customer tidak ingin, baru kantong plastik di tawarkan. Pokoknya, pemakaian kantong plastik yaitu yang terakhir kami menawarkan. Syukur-syukur bila customer membawa kantong belanjaan sendiri, ” tutur Rachmat waktu dihubungi Kompas. com, Selasa (9/2/2016).

Untuk customer yg tidak memakai kantong plastik, Superindo bakal memberi bonus berbentuk potongan harga sebesar Rp100 tiap-tiap pembenjaan Rp100. 000.

Rachmat mengakui, lantaran konsumennya datang dari masayarakat kelas menengah ke atas serta beberapa besar mempunyai mobil, jadi mereka ingin ganti kantong plastik dengan kardus.

Hal terutama sekarang ini yaitu ketersediaan kardus di Superindo.

“Tidak mungkin saja kita tawarkan pemakaian dus namun dusnya tak ada. Karenanya, kami jamin ketersediaan dus di kami, ” lebih dia.

Kebijakan itu, sambung Rachmat, diberlakukan supaya customer lebih tertarik untuk kurangi sampah plastik.

Lantaran apabila dibanding, pemakaian satu dus sama juga dengan empat kantong plastik.

Misalnya, membungkus dua botol minyak goreng diperlukan dua kantong plastik supaya tak jebol. Tetapi untuk membawa dua botol minyak goreng cukup memakai satu buah kardus.

“Kami telah mengaplikasikan kebijakan ini lama sekali. Serta setiap saat kami order kantong plastik, jumlahnya selalu alami penurunan, ” paparnya.

Rachmat memberikan, pemakaian katalog Superindo memanglah masihlah sediakan kantong plastik. Umumnya untuk customer yang memakai sepeda motor atau pembelian dalam jumlah kecil.

“Kami telah siap dengan kebijakan yang bakal diberlakukan (kantong plastik berbayar), lantaran kami telah umum, ” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar